senja 17 Headline...

Cara ATM Ngeluarin Duit, Ternyata. . . . !!![pic]

ATM:


Ni operator mesin lainny. .
Coffee Maker:


POM Bensin:


Photo Box:


Mesin Cuci:


Music Box:


Ice Cream Machine:


X-Ray:


bonus:
Odong-odong:


Gimana gan. . .?
[kaskus.us]
READ MORE - Cara ATM Ngeluarin Duit, Ternyata. . . . !!![pic]

Kota-kota Paling 'Berbahaya' di Asia

Tujuh kota sibuk di Asia ini menawarkan berbagai macam godaan. Anda bisa makan dengan rakus di Taipei atau menjadi seorang pesolek di Manila. Kota-kota ini bisa menjadi alasan tersendiri untuk berdosa.


1. Kerakusan: Taipei, Taiwan


Makanan murah bisa Anda temukan di manapun, siang maupun malam.

Ada 18 jalan di Taipei yang didedikasikan hanya untuk berjualan makanan. Di tempat-tempat yang biasanya akan terdapat halte bus, di Taipei Anda akan menemukan makanan panggang. Trotoar menjadi kios penganan. Bau tahu fermentasi pun memenuhi udara.

Pasar malam di Taipei jadi terkenal karena pilihan camilannya. Biasanya, makanan-makanan ini dikenal dengan sebutan xiaochi, yang arti harfiahnya adalah “makanan kecil”. Harga makanan kecil ini antara $ 1-2.
Perut Anda sangat mudah membuncit di kota ini.


2. Kemalasan: Seoul, Korea Selatan


Jika tidak lembur, orang-orang Korea Selatan akan menghabiskan bandwidth.

Internet di Seoul sudah ditata, dikelola, dan dirapikan sedemikian rupa sampai, saking cepatnya, orang tidak perlu bergerak ke mana-mana. Penduduk Korea Selatan bisa berjam-jam bermain World of Warcraft dengan nyaman.

Korea Selatan ada di peringkat 15 kota termalas di dunia (dan nomor satu di Asia) oleh The Daily Beast. Dan ada alasan mereka bisa menjadi lebih malas lagi.

Proposal terbaru dari pemerintah mengusulkan kemajuan teknologi digital. Alasannya adalah permintaan dari game online dan video streaming di Seoul. Pada 2012, kecepatan Internet di kota berpenduduk 39 juta orang ini bisa mencapai 1000 Mbps.


3. Kebanggaan: Manila, Philippines


Wanita-wanita Filipina terkenal akan kecantikannya. Tapi para prianya terlalu sibuk mematut-matut diri mereka sendiri di depan cermin.

Menurut penelitian terbaru dari Synovate, pria Filipina adalah yang paling narsisistik di Asia. Sekitar 48 persen dari pria-pria ini meyakini diri mereka menarik secara seksual.

Dan sekitar 9 dari 10 pria yang mencabut alisnya mengaku, mereka ingin terlihat keren untuk dirinya sendiri, bukan untuk memikat wanita.

Jika dibandingkan, hanya 25 persen pria di Singapura yang yakin dirinya atraktif. Angka itu hanya mencapai 17 persen di Cina dan Taiwan, sementara di Hongkong hanya 12 persen pria yang berpikir mereka menarik.


4. Ketamakan: Shenzhen, Cina


Saat semua orang berusaha menghemat pengeluarkan, Shenzhen tak henti-hentinya mengeluarkan miliaran dolar untuk membeli produk-produk teknologi tinggi.

Shenzhen adalah satu dari sekian banyak kota dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Pemasukan domestik bruto provinsi ini mencapai $ 42 miliar — itu artinya lebih dari PDB negara seperti Guatemala, Lebanon, dan empat kali lebih besar dari Islandia.

Tinggal tunggu waktu sampai ada 1 miliar jutawan di Cina. Filosofi Shenzhen berkata, jika kamu tidak bisa menghasilkan satu juta, maka hasilkanlah satu miliar.


5. Gairah: Tokyo, Jepang


Industri seks Jepang diperkirakan mencapai ¥ 2.5 triliun ($ 30 miliar), nomor dua di bawah industri otomotifnya.

Menurut penulis “Pink Box”, Joan Sinclair, “Jepang bisa menawarkan apa pun yang bisa Anda bayangkan.”

Dari porno yang menjijikkan sampai pelayan kafe, Tokyo seperti seorang pria tua berpikiran jorok di tubuh seorang remaja. Dan dia memuaskan keinginan-keinginan kotornya dengan semangat seorang eksibisionis.

Tokyo adalah kota yang bisa memenuhi fetis Anda, atau tempat Anda bisa dimandikan oleh seorang remaja muda berseragam.


6. Iri: New Delhi, India


Pada 2010, orang India adalah emigran kedua terbesar dunia setelah Meksiko. Data ini berdasarkan Migration and Remittances Factbook 2011 dari Bank Dunia.
Ada sekitar 11,4 juta orang India yang bermigrasi untuk mencari penghidupan lebih baik. India dan ibu kotanya, New Delhi, mengalami sindrom “rumput tetangga lebih hijau” yang terparah.


7. Dendam: Pyongyang, Korea Utara


Keras kepala, suka membuka konfrontasi, antidamai... ibu kota Korea Utara seperti remaja labil Asia. Tetapi, tidak seperti remaja yang suka mengekspresikan rasa ketidakamanan mereka dengan menindik bagian tubuh atau mewarnai rambut, Korea Utara lebih suka menenggelamkan kapal atau menembaki pulau-pulau dengan peluru.

Olahraga nasional Korea Utara adalah Taekwondo. Jika terjadi kekurangan pangan, maka militerlah yang lebih dulu dilayani. Film-film propaganda terus-menerus berbicara tentang kekuatan tak terlihat tentara Korea Utara. Poster-poster di Pyongyang juga berpesan, “Kedamaian ada di ujung bayonet.”
Dengan penduduk sekitar 24 juta orang, Korea Utara memiliki 1 juta tentara.

source
READ MORE - Kota-kota Paling 'Berbahaya' di Asia

10 Liburan yang Paling Diimpikan Orang Kaya Hong Kong

Oleh Emma Matthews

Emma Matthews adalah kepala layanan concierge mewah Quintessentially. Di sini ia berbagi daftar tujuan-tujuan liburan yang paling diinginkan oleh anggota premium layanannya dari Asia Pasifik.


Layanan kapal mewah terbaru: berlayar keliling Indonesia dengan kapal pinisi Silolona Boat.

Tinggal di hotel bintang lima atau bersantai di pantai adalah liburan impian banyak orang, tetapi bukan kegiatan seperti itu yang dicari pejalan mewah. Mereka mencari perjalanan yang memberikan pengalaman sekali seumur hidup atau kemewahan. Saking larisnya tipe liburan seperti ini, Quintessentially Escape pun didirikan.

Tipe liburan yang mereka inginkan termasuk menonton ikan paus di Argentina, mencicipi wine di Afrika Selatan, safari mewah di Kenya, tur privat ke Piramida, atau tur berkendara sepanjang Cina bagian barat. Tujuan-tujuan populer para turis kaya ini termasuk India, Mesir, serta Afrika, tapi kini makin banyak permintaan yang muncul buat Cina. Negara-negara Amerika Latin, seperti Peru, Brasil dan Kosta Rika pun terbukti populer.

Para pejalan mewah ini mencari pengalaman autentik, tapi mereka juga menginginkan hotel, resort dan penerbangan yang peduli lingkungan. Tanggung jawab lingkungan yang mereka incar bukan sekadar membatasi pencucian handuk. Mereka lebih tertarik pada bagaimana perjalanan mereka mendukung komunitas lokal dan menggunakan bahan-bahan alami. Mereka tidak mau bersembunyi di resort yang tertutup — justru mereka ingin lebih mendalami tempat tujuan serta orang-orangnya.

Beberapa paket liburan yang sudah disediakan untuk anggota Quintessentially termasuk: tur berkendara di Cina, trekking di Papua Nugini, liburan berkuda di Mongolia, berlayar di perairan Asia menggunakan yacht privat seperti Silolana, mencicipi wine di Afrika Selatan, berbagai hal yang melibatkan Amerika Latin seperti Meksiko, Kosta Rika dan Argentina, serta tur arkeologis di Mesir.

Berikut adalah beberapa tujuan mewah populer di Asia yang dikunjungi oleh anggota Quintessentially:
1. Leti 360°, India

Leti 360°adalah hotel butik yang bersarang di ketinggian 8000 kaki (2500 m) di pegunungan Himalaya. Tempat ini betul-betul menawarkan pengalaman sekali seumur hidup: jarang ada turis yang lewat, dan Anda harus tinggal di sini paling tidak tiga malam. Tak ada jaringan Internet, sinyal jaringan telepon seluler pun terbatas. Orang kaya Hong Kong akan menikmati langit pagi dan malam yang bersih, sangat berlawanan dari kota mereka yang pengap dan penuh asap polusi. Hotel ini hampir semuanya terbuat dari material lokal. Bayangkan saja lampu-lampu tembaga, furnitur dari kayu jati Burma, api unggun, dan tempat tidur dengan dinding kaca di dua sisi. Lansekap yang muncul di sini, budaya serta orang-orang yang kami temui juga lebih dekat ke India daripada paket perjalanan mewah lain di daerah ini.
www.shaktihimalaya.com

2. Sal Salis, Ningaloo Reef, Australia

Sal Salis adalah kemewahan di tengah semak liar, sehingga Anda tak perlu menderita saat berkemah di taman nasional Cape Range. Ada lima tenda luas di pantai, langsung menghadap Samudera Hindia. Akomodasi sudah termasuk tempat tidur yang sangat nyaman, teras dan detil bangunan yang ramah lingkungan. Tempat ini tepat untuk memandang langit di malam hari dan melihat pemandangan karang dan tebing Mandu Mandu di sekitar situ.
www.salsalis.com.au

3. YL Residence No. 17, Koh Samui

Villa pribadi di Koh Samui ini hampir tak bisa dipercaya. Mewah dan sangat eksklusif, lengkap dengan gadget keluaran terbaru dan desain sederhana warna putih yang terlihat seperti rumah seorang bintang kelas A di Hollywood. Ada sepuluh kamar tamu, sebuah perpustakaan, ruang permainan, bar koktail, kolam renang dan klab malam, serta tambahan kebun dan pantai. Tempat yang sangat keren.
www.ylresidence.com

4. Tawaraya Ryokan, Kyoto, Japan

Inilah ryokan (penginapan khas Jepang) terbaik di Jepang, Tawaraya betul-betul mempesona dan autentik. Selama 300 tahun, tempat ini sudah dikelola oleh satu keluarga yang sama, yaitu keluarga Okazazi. Awalnya tempat ini dimaksudkan sebagai pusat pedagang tekstil. Akomodasi di tempat ini cukup sederhana — semuanya beralaskan tikar khas Jepang tatami — tapi nyaman dan staf di sini hangat serta ramah. Mereka akan menyiapkan hidangan Kaiseki tradisional setiap harinya. Selebritas seperti Marlon Brando dan Alfred Hitchcock pernah menginap di sini saat akan menjelajah ibu kota kuno Jepang, Kyoto, pada masa lalu.

5. Hotel De La Paix, Siem Reap

Berbagai aksen kuno Khmer terasa jelas di tempat yang ramah ini. Di sinilah tempat Anda mencari kemewahan untuk beristirahat setelah seharian mengagumi situs warisan dunia versi UNESCO Angkor Wat, sekitar 10 menit berkendara dari tempat ini. Beberapa fitur khusus tempat ini termasuk teras dengan bak rendam yang dirancang khusus, perawatan spa istimewa dan menu Khmer musiman yang padat dengan bahan-bahan lokal.
www.hoteldelapaixangkor.com


6. Trisara, Phuket

Hanya kalangan terbatas yang tahu soal Trisara. Resort eksklusif dan spa ini terdiri dari kumpulan vila dengan kolam renang dan kamar-kamar mewah, semuanya menghadap langsung ke laut dari kolam-kolam pribadi. Tapi yang paling mengagumkan dari tempat ini adalah layanan dan suasananya. Semuanya sudah disediakan tanpa Anda harus meminta atau memikirkannya. Inilah tujuan untuk liburan singkat yang terus-terusan akan Anda datangi.
www.trisara.com

7. Tenda Kemah Four Seasons, Segitiga Emas

Satu lagi pengalaman sekali seumur hidup yang mengagumkan dan sangat unik. Terletak di antara hutan bambu antara Thailand, Burma dan Laos, perkemahan ini terdiri dari 15 tenda di pinggir Sungai Ruak di wilayah Burma. Tamu-tamu bisa menjelajah bukit di sekitar kemah dengan berjalan kaki atau menaiki gajah dengan menelusuri jalur ekspedisi yang sudah termasuk dalam petualangan ini.
www.fourseasons.com/goldentriangle

8. The Peninsula, Shanghai

Buka sejak akhir tahun lalu, tambahan terbaru The Peninsula ini menawarkan berbagai teknologi perlengkapan hotel terbaik di dunia. Kamar-kamarnya luas dan mewah, tapi tempatnya di The Bund dan tampilan dekorasi Cina kontemporer dan art-deco akan memastikan Anda mengalami chic-nya Shanghai dari lokasi terbaik.
www.peninsula.com

9. Uma Paro, Bhutan

Tersembunyi di antara bukit-bukit Himalaya yang tertutup pinus, Uma Paro adalah kesederhanaan yang mewah. Sesuai dengan budaya pedesaan di sekitarnya, kamar-kamar di sini didekorasi dengan furnitur putih yang menenangkan, termasuk alas yoga tempat Anda bisa bersantai di depan pemandangan alam yang belum rusak. Ini harus Anda lihat sebelum Bhutan terbuka buat turis-turis umum.
www.uma.paro.como.bz


10. Silolona Boat, Indonesia
t
Untuk petualangan yang sebenarnya, naiki perahu kayu tradisional tapi mewah ini di Langkawi dan berlayar selama enam hari. Perjalanan ini akan membawa Anda ke Taman Nasional Komodo, Flores, Sumba, Laut Sawu, Timor, Alor, Lembata untuk melihat karang-karang dan pulau-pulau mengagumkan. Perahu layar ini akan menjadi milik Anda selama seminggu dan terdapat lima kamar privat di sini, dekorasi deknya kebanyakan dari kayu jati, dan terdapat area bersantai. Juru masak di kapal ini benar-benar ahli -- setiap malam mereka akan menyajikan hidangan segar dan ada fasilitas penyelaman profesional lengkap dengan kru 17 orang untuk memenuhi berbagai kebutuhan Anda. Setiap malam, Anda bisa memilih untuk makan hidangan panggangan, menikmati api unggun di pantai atau jamuan makan malam di dek jati.
www.silolona.com
READ MORE - 10 Liburan yang Paling Diimpikan Orang Kaya Hong Kong

Mengapa Jalan-jalan di Indonesia?

Kalau ada yang bertanya kepada saya, “Mengapa sih harus jalan-jalan di Indonesia?” maka jawaban saya adalah, “Mengapa tidak?” Ada banyak alasan mengapa kita harus jalan-jalan di Indonesia. Di bawah ini saya tuliskan beberapa.

Semoga artikel ini dapat membuat Anda sepakat dengan saya: berjalan-jalan di Indonesia adalah wajib hukumnya.

Seorang perempuan di desa Sukopuro, Probolinggo, Jawa Timur berjalan melewati Gunung Bromo. Foto: AP/Trisnadi

Segala ada


Apa jenis wisata yang Anda cari? Wisata laut, gunung, budaya, belanja, atau flora dan fauna? Semua ada di Indonesia. Laut kita sudah tidak perlu diragukan lagi. Dunia bawah laut Raja Ampat, Wakatobi, Komodo dan Bunaken sudah terkenal di seluruh dunia.

Jenis pasir pantai apa yang Anda cari? Indonesia punya pasir putih bersih sehalus tepung juga merah muda berbutir-butir. Bagi pecinta gunung, Indonesia adalah negara dengan gunung berapi paling banyak di dunia. Ada banyak taman nasional bagi penggemar flora dan fauna.

Dengan beragam suku, etnis, agama dan kepercayaan, Indonesia punya keragaman budaya. Jakarta, kota dengan pusat perbelanjaan terbanyak, cocok buat yang hobi belanja. Gedung tua yang bersejarah, ada juga.


Sendratari di Candi Badut, Malang. Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto

Ramah
Banyak orang mengatakan, orang Indonesia tidak lagi seramah dulu. Tetapi saya percaya bangsa Indonesia tetaplah salah satu bangsa dengan tingkat keramahan tertinggi di dunia. Bahkan di kota besar seperti Jakarta yang konon masyarakatnya individualis, orang Jakarta jauh lebih ramah dibandingkan negara lain. Kalau Anda tersesat di belantara kekusutan Jakarta, tidak perlu ragu bertanya. Pasti dibantu. Di negara lain? Belum tentu.


Pantai yang masih sepi dan belum terjamah turis ini terletak di Tanjung Setia, Lampung Barat, Lampung. Foto: Antara/Rosa Panggabean

Murah
Mahal/murah memang relatif. Jika Anda tinggal di Medan, misalnya, berjalan-jalan ke daerah Indonesia timur tentu lebih mahal dari negara tetangga. Tapi jangan lupa, ada harga ada rupa. Sering kali yang Anda bayar sebanding dengan yang didapat.

Melihat komodo, satu-satunya binatang purba yang tersisa, dan leyeh-leyeh di pantai berpasir merah muda jauh lebih asyik dan membanggakan ketimbang berfoto di depan menara kembar atau main di taman hiburan. Karya manusia tidak akan bisa mengalahkan karya agung ciptaan Tuhan, bukan?

Supaya murah, kunjungilah daerah yang dekat dengan tempat tinggal Anda, misalnya provinsi tetangga. Anda bisa juga memesan tiket promosi penerbangan murah dari jauh-jauh hari.

Melihat lumba-lumba di laut lepas? Itu bisa Anda lakukan di Tanjung Kiluan, Lampung; Lovina, Bali; sampai di Raja Ampat, Papua. Foto: Antara/Rosa Panggabean

Lebih mudah
Yang dimaksud dengan mudah di sini bukanlah tentang menjangkau tujuan-tujuan wisata di Indonesia, melainkan soal bahasa dan budaya. Ke daerah mana pun Anda pergi di Indonesia, tentu Anda sudah dapat memperkirakan pantangan di daerah itu.

Makin terpencil suatu daerah, biasanya makin kuat adatnya. Pastinya Anda mampu mengira-ngira di mana Anda boleh memakai tank top, dan mana yang tidak. Karena kita masih sebangsa, bahasa tubuh maupun ekspresi lebih mudah dibaca sehingga kemungkinan salah paham dapat diperkecil.

Gengsi
Salah satu alasan orang Indonesia jalan-jalan ke luar negeri adalah karena gengsi. Padahal, kurang bergengsi apa kalau Anda sudah menjelajahi seluruh Indonesia? Sangat ironis jika orang Indonesia lebih sering jalan-jalan di negara lain tetapi tidak tahu betapa indahnya negeri sendiri. Masak orang asing lebih paham kecantikan negara kita? Gengsi, ah!


Berselancar dengan ombak setinggi ini bukan hanya Anda temukan di Bali, di Lampung pun bisa. Foto: Antara/Rosa Panggabean


Perbaikan kehidupan
Bila keadaan ekonomi Anda baik-baik saja dan merasa tidak peduli dengan kondisi ekonomi negara, sebaiknya Anda berpikir ulang. Kondisi ekonomi negara selalu mempengaruhi kondisi ekonomi penduduknya.

Dengan jalan-jalan di negeri sendiri, kita ikut memperbaiki kondisi ekonomi negara kita yang efeknya juga akan memperbaiki kehidupan kita. Mengapa bisa begitu?

Sebab, menghabiskan uang di negeri sendiri akan membuat uang tidak “kabur” ke luar negeri. Yah, ibaratnya uang dari kantong kanan pindah ke kantong kiri, nggak pindah ke kantong orang lain. Jika perekonomian bangsa membaik, kita juga yang untung, kan?
source
READ MORE - Mengapa Jalan-jalan di Indonesia?
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...